Skip to main content
slogan

Selamat datang di website Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia (LSP IPI). Maju Bersama LSP IPI Menuju Indonesia Kompeten

deklarasi

Deklarasi dan Pelantikan Pengurus LSP IPI

LSP IPI (Lembaga Sertifikasi Profesi Industri Pupuk Indonesia) akhirnya terbentuk dan pengurus beserta dan Dewan Pakar resmi dilantik oleh Sekjen APPI (Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia), Dadang Heru Kodri pada 14 Maret 2014 di PIHC (Pupuk Indonesia Holding Company) Gedung Pusri, Jl. Taman Anggrek Kemanggisan Jaya, Jakarta Barat. Hadir pada pelantikan tersebut Direktur SDM dan Umum PIHC, DJafarudin Lexi, Sekjen APPI, para GM PIHC dan para pengurus LSP.  LSP IPI sesuai akta notaris berdiri pada 24 Desember 2013 dengan akta notaris Siti Komariah Lalo SH. Sebagai pendiri LSP IPI adalah Ir. Arifin Tasrif (Ketua Presidium Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia), Drs Djafarudin Lexy Sonatha, MM (Direktur SDM & Umum PT Pupuk Indonesia) dan Ir. Dadang Heru Kodri (Sekjen Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia).

Sebelum terbentuk LSP IPI, persiapan pembentukannya dilakukan oleh Panitia Kerja yang diketuai oleh Eka Dewi Anggraeny dan sekretaris Arief Budi Dharma yang telah bekerja sejak Agustus 2013. Tugas Panitia Kerja antara lain Penyiapan kelembagaan LSP, Penyiapan Panduan Mutu dan Prosedur Mutu, Penyiapan Standar Kompetensi Bidang Pupuk, Penyiapan Skema Sertifikasi, Penyiapan Asesor Kompetensi, Penyiapan Materi Asesmen/Materi Uji Kompetensi (MUK), Penyiapan Tempat Uji Kompetensi (TUK), Penyiapan Asesor Lisensi.
Setelah pembacaan akta notaris sebagai bukti badan hukum LSP telah terbentuk dilakukan Pembacaan komitmen Dewan Pengarah dan Pengurus LSP IPI dan penandatanganan Komitmen Pengurus LSP IPI dengan diiringi lagu Padamu Negeri.

Dalam pengantarnya Dadang Heru Kodri menyampaikan tentang kompetensi, kompetitif dan kompetisi. Bahwa Asian Economic Community akan diberlakukan pada Desember 2015 dan saat itu akan ada pasar bebas untuk barang dan jasa. Siapapun boleh berinventasi di wilayah Asia. Juga akan ada persaingan SDM. Ini peluang LSP dalam melindungi kompetensi SDM. Masih ada peluang untuk produksi karena permintaan pupuk tahun 2013 di Indonesia sekitar 13 juta ton dan trend nya naik karena konversi lahan pertanian sedang diusahakan. Oleh karena itu, LSP IPI mendatang dapat berpeluang.

Ketua LSP, Agus Subekti yang juga GM SDM PKT memaparkan tentang lembaga LSP yang baru terbentuk. Visi LSP adalah Lembaga sertifikasi terpercaya dalam melaksanakan proses asesmen dan sertifikasi kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Industri Pupuk Indonesia yang diakui secara nasional dan internasional
Sebagai lembaga ada syarat administratif yaitu badan hukum, AD ART, ada Pengarah dan Pengurus, mempunyai kantor tetap dan staf pelaksana, sumber dana dan Program Kerja. Sebagai syarat teknis adalah Mempunyai Standar Kompetensi, Kualifikasi Kompetensi, Materi Uji Kompetensi, tenaga penguji (assesor), program akreditasi dan sertifikasi, Tempat Uji Kompetensi.

Selain pengenalan lembaga dan pelantikan pengurus dilakukan pembekalan pengurus dan pembahasan AD/ART. Pembekalan materi oleh Dewan Pakar Bidang Sistem Sertifikasi, Endang Irwansyah. Endang lebih banyak menyoroti hubungan antara tuntutan system industry, globalisasi jasa/tenaga kerja, tuntutan kompetensi SDM dan regulasi pemerintah. Endang juga membahas hubungan kelembagaan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan LSP dengan fungsi beberapa bidang antara lain bidang standarisasi kompetensi, bidang mutu, bidang sertifikasi, bidang skema. (sb)